Buku ini ditulis oleh Prof. Dr. Ali Hanafi, M.Si
Pendidikan tinggi sering dipandang sebagai jalan mulia menuju mobilitas sosial, ruang meritokrasi, dan arena pencerdasan bangsa. Namun, di balik narasi ideal itu, kampus justru kerap menjadi ruang eksklusif yang mereproduksi ketimpangan sosial dan mempertahankan privilese kelas atas.
Buku ini mengupas secara kritis bagaimana pendidikan tinggi dalam struktur, kebijakan, dan praktik sosialnya lebih sering menjadi alat reproduksi kelas sosial dibanding instrumen pemerataan. Dari teori Pierre Bourdieu hingga studi kasus mahasiswa marginal, dari kebijakan UKT hingga analisis afirmasi budaya, pembaca diajak memahami kampus bukan hanya sebagai lembaga akademik, tetapi sebagai medan simbolik, politik, dan ideologis. Ditulis dalam pendekatan sosiologi kritis dan reflektif, buku ini membongkar mitos netralitas pendidikan tinggi serta menawarkan strategi konkret menuju keadilan sosial: pembiayaan progresif, kurikulum kontekstual, hingga tata kelola kampus yang inklusif.
Sangat relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, aktivis pendidikan, dan siapa pun yang percaya bahwa kampus seharusnya menjadi milik semua, bukan hanya milik mereka yang sudah punya modal sejak awal.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-96380-9-8 |
| Penulis | Prof. Dr. Ali Hanafi, M.Si |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M, C.Ed |
| Penyunting | Vina Febrinanda, S. Hum |
| Desain Sampul & Tata Letak | Diana Fitri, S.Ds. |
| Penerbit | CV. NULIS HEMAT INDONESIA |
| Kategori | Pendidikan |
| Tahun Terbit | 2025 |

Ulasan
Belum ada ulasan.