Buku ini menghadirkan refleksi kritis mengenai keberadaan dan peran kepemimpinan monarki di tengah tata kelola negara yang berlandaskan prinsip republik. Dengan menempatkan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai titik pijak utama, buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana figur Sultan menjalankan peran ganda sebagai pemimpin tradisional sekaligus kepala pemerintahan daerah dalam kerangka konstitusi modern. Narasi dibangun dengan menelusuri dinamika sejarah, nilai budaya, legitimasi kekuasaan, serta interaksi antara tradisi monarki dan tuntutan demokrasi, sehingga memperlihatkan bagaimana warisan sejarah dapat bertransformasi menjadi bagian dari sistem politik kontemporer tanpa kehilangan makna simboliknya.
Selain Yogyakarta, buku ini memperluas cakrawala pembaca melalui perbandingan dengan praktik monarki di berbagai kawasan dunia, seperti Eropa, Afrika, dan Asia Tenggara. Melalui kisah-kisah kepemimpinan di berbagai negara, pembaca diajak melihat keragaman bentuk monarki modern, cara kekuasaan dijalankan, serta tantangan yang dihadapi dalam konteks negara hukum, hak asasi manusia, dan masyarakat multikultural. Pada akhirnya, buku ini menawarkan sudut pandang alternatif tentang kepemimpinan monarki sebagai salah satu kemungkinan jalan dalam mengelola keberagaman, stabilitas politik, dan kesinambungan nilai-nilai lokal di dalam sistem republik yang terus berkembang.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-288-079-1 |
| Penulis | Dr. Triwahyuningsih, M.Hum. Dr. Immawan Wahyudi, M.H. Muh. Syah Quddus, S.E., S.H. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Putri Srimulia Ningsi, S.T. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Diana Fitri, S.Ds., M.Sn. |
| Penerbit | CV. Lingkar Edukasi Indonesia |
| Kategori | Umum |
| Tahun Terbit | 2026 |

Ulasan
Belum ada ulasan.