Krisis iklim dan ketergantungan dunia terhadap energi fosil telah membawa umat manusia pada titik krusial peradaban. Buku ini menawarkan perspektif baru dengan menggabungkan dimensi teologis, ekologis, dan ekonomi Islam dalam satu kesatuan analisis yang mendalam. Melalui pendekatan ekoteologi, penulis menegaskan bahwa pelestarian alam bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga bagian dari amanah spiritual manusia sebagai khalifah di bumi.
Dilandasi oleh isyarat-isyarat ilmiah dan etika Al-Qur’an, buku ini menyoroti pentingnya pengembangan energi baru terbarukan sebagai bentuk ketaatan terhadap prinsip maqashid syariah — menghadirkan kemaslahatan, mencegah kerusakan (fasad), dan menjaga keberlanjutan kehidupan. Penulis menguraikan hubungan antara kebijakan energi nasional, konservasi lingkungan, dan peran ekonomi Islam dalam membangun peradaban berkelanjutan yang adil serta ramah alam.
Lebih dari sekadar kajian akademik, buku ini merupakan seruan moral dan spiritual agar umat Islam berperan aktif dalam transisi menuju energi bersih, menegakkan keadilan ekologis, serta menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah.
Karya ini sangat relevan bagi kalangan akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang peduli terhadap masa depan bumi — masa depan yang seimbang antara iman, ilmu, dan lingkungan.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-7332-79-0 |
| Penulis | Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Geni Pelindia, S.E |
| Desain Sampul & Tata Letak | Bunga Elza Ulandari, S. Psi |
| Penerbit | CV. Dunia Penerbitan Buku |
| Kategori | Ekologi |
| Tahun Terbit | 2025 |

Ulasan
Belum ada ulasan.