Buku ini mengupas tuntas karakteristik Staphylococcus aureus dan tantangan besar yang muncul akibat kemampuannya membentuk biofilm. Bab pertama memberi pembaca pemahaman dasar tentang bagaimana biofilm menjadikan bakteri ini jauh lebih resisten terhadap pengobatan, sehingga infeksi yang tampak sederhana dapat berkembang menjadi kondisi klinis yang sulit ditangani. Dengan penjelasan ilmiah yang jelas, bagian ini membuka pintu bagi pembaca untuk memahami urgensi pengembangan terapi baru.
Bab kedua memperkenalkan inovasi sains dan pemanfaatan bahan alam dalam menghadapi biofilm, dengan fokus pada potensi ekstrak daun Parijoto. Proses pembuatan ekstrak, kandungan kimianya, serta berbagai teknik analisis seperti SEM, pewarnaan histologi, dan pemeriksaan hematologi dijabarkan untuk menunjukkan bagaimana penelitian modern mengungkap mekanisme kerja tanaman ini. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana dunia ilmiah terus mengeksplorasi alternatif alami yang efektif dan terukur.
Bab ketiga menempatkan temuan tersebut dalam konteks klinis, khususnya pada kasus luka kaki diabetik yang sering diperumit oleh infeksi Staphylococcus aureus. Di sini, daun Parijoto diperlihatkan sebagai agen yang mampu mendukung terapi modern, terutama ketika dikombinasikan dengan antibiotik seperti gentamisin. Perpaduan kearifan lokal dan sains ini menjadi inti buku, menegaskan bahwa solusi kesehatan masa depan dapat lahir dari harmoni antara alam dan teknologi.
| Detail Buku | |
| ISBN | 978-634-7477-68-2 |
| Penulis Buku | Arina Lis Sa’adah, S.Tr.A.K., M.Kes |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed |
| Penyunting | Deswita Sari, S.Sos. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Septia Fakhira Risti, S.Ds. |
| Penerbit | CV. BRAVO PRESS INDONESIA |
| Kategori | Kesehatan |
| Tahun Terbit | 2025 |

Ulasan
Belum ada ulasan.