Buku monograf ini mengangkat inovasi pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna melalui pendekatan etnomatematika yang berakar pada budaya lokal, khususnya budaya Suku Gayo di Aceh Tengah. Penulis menyajikan gagasan bahwa matematika tidak hanya sebatas simbol dan rumus abstrak, melainkan juga memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan budaya masyarakat, yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat proses pembelajaran.
Melalui integrasi budaya lokal seperti rumah adat Umah Pitu Ruang, alat musik Canang dan Teganing, serta makanan tradisional seperti Lepat dan Gutel, buku ini menunjukkan bagaimana objek budaya dapat digunakan sebagai media pengenalan konsep-konsep geometri, terutama bangun ruang. Kajian ini tidak hanya memperkaya materi ajar, tetapi juga menjadi bentuk nyata pelestarian kearifan lokal.
Buku ini dibagi dalam empat bab utama, dimulai dari pentingnya pengembangan bahan ajar yang kontekstual, pemahaman tentang etnomatematika, strategi pengembangan bahan ajar berbasis budaya, hingga implementasi dan validasi bahan ajar di kelas. Penulis juga mengembangkan bahan ajar berbasis budaya dengan pendekatan model ADDIE dan melibatkan validasi dari berbagai ahli untuk memastikan kualitas, kepraktisan, dan keterpahaman isi materi.
Karya ini sangat relevan untuk guru matematika, dosen pendidikan matematika, mahasiswa calon guru, dan pemerhati pendidikan yang tertarik mengembangkan pembelajaran yang membumi dan mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa. Buku ini sekaligus menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan transformasi pendidikan modern.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | |
| Penulis Buku | Dr. Fajriana, S.Si., M.Si Marhami, S.Pd., M.Pd |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si,. M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Alda Anesa Vetdri, S.Pd |
| Desain Sampul & Tata Letak | Neza Sartika |
| Penerbit | CV. Literasi Langsung Terbit |
| Kategori | Pendidikan Matematika |
| Tahun Terbit | 2025 |

Ulasan
Belum ada ulasan.