Buku ini mengangkat kisah dan potensi luar biasa dari tanaman lokal yang mungkin jarang terdengar yaitu Sagu Baruk (Arenga microcarpha). Di tengah ancaman perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan krisis pangan, sagu baruk tampil sebagai solusi lokal yang sarat nilai ekologis, ekonomi, dan budaya.
Lewat buku ini, pembaca diajak menyelami bagaimana tanaman endemik Pulau Sangihe ini mampu menjaga keseimbangan alam melalui daya serap airnya yang tinggi, ketahanannya terhadap erosi, dan peranannya dalam menjaga ketersediaan air tanah. Tak hanya itu, sagu baruk juga menjadi penopang pangan alternatif, sumber pendapatan, dan bagian dari identitas budaya masyarakat lokal.
Buku ini tidak hanya memberi pengetahuan teknis soal infiltrasi tanah atau karakteristik tanaman, tetapi juga membuka wawasan tentang pentingnya konservasi berbasis kearifan lokal. Pembaca akan menemukan bagaimana satu jenis tanaman mampu menjembatani kebutuhan akan keberlanjutan lingkungan dan ketahanan hidup masyarakat.
Sangat cocok bagi akademisi, praktisi lingkungan dan pertanian, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang peduli akan kelestarian sumber daya lokal dan ketahanan pangan Indonesia.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-7229-66-3 |
| Penulis Buku | Prof. Dr. Marianus, M.Si |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si,. M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Alda Anesa Vetdri, S.Pd |
| Desain Sampul & Tata Letak | Neza Sartika |
| Penerbit | CV. Literasi Langsung Terbit |
| Kategori | Ilmu Pertanian |
| Tahun Terbit | 2025 |

Ulasan
Belum ada ulasan.