Buku Way-Finding Berbasis Multi Sensory pada Lanjut Usia membahas pentingnya kemampuan menemukan arah dan mengenali lingkungan bagi kelompok lanjut usia, khususnya saat berada di ruang publik. Seiring bertambahnya usia, perubahan fisik, sensorik, dan kognitif dapat memengaruhi cara lansia memahami ruang dan menentukan arah. Oleh karena itu, pendekatan wayfinding yang tidak hanya mengandalkan visual, tetapi juga memanfaatkan berbagai indera, menjadi sangat relevan untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi lansia.
Melalui pemaparan konsep dasar wayfinding, karakteristik lansia, serta prinsip dan komponen sistem wayfinding, buku ini memberikan pemahaman menyeluruh tentang bagaimana lingkungan dapat dirancang agar lebih mudah dipahami oleh lanjut usia. Studi kasus di kawasan Kota Tua memperlihatkan penerapan wayfinding berbasis multisensori pada ruang publik, serta bagaimana lansia merespons berbagai rangsangan sensori dalam aktivitas sehari-hari. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, perencana kota, arsitek, desainer, dan pemerhati lansia dalam mewujudkan ruang publik yang inklusif, nyaman, dan mendukung kemandirian lanjut usia.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-7506-95-5 |
| Penulis | Boi Dapot Lumban Raja M. Dedes Nur Gandarum W |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Fera Malta, S.TP. |
| Desain Sampul & Tata Letak | Diana Fitri, S.Ds., M.Sn. |
| Penerbit | CV. Lingkar Edukasi Indonesia |
| Kategori | Umum |
| Tahun Terbit | 2026 |

Ulasan
Belum ada ulasan.